TAHAPAN PERENCANAAN PRODUKSI
berikut adalah tahapan yang harus dilalui sebelum tahap produksi dilakukan:
a.
Scheduling merupakan penjadwalan seluruh tahap
yang akan dikerjakan dalam sebuah produksi yang dimulai dari pra produksi ,
produksi, hingga paska produksi.
b.
Budgeting merupakan daftar / list biaya yang
akan digunakan dalam tahap produksi. Yang membagi pengeluran dalam empat
kategori besar yaitu biaya naskah dan talent, biaya produksi, biaya paska
produksi, dan biaya tak terduga.
c.
Location Hunting pembuatan daftar lokasi ini
sangat diperlukan untuk shooting terutama untuk menentukan equipment yang akan
digunakan seperti property, set, kamera, lighting,filter, reflector,dll .
pembuatan daftar lokasi ini , menjadi tanggung jawab manajer lokasi atau
location manager.
d.
Equipment preparing untuk mengantisipasi kebutuhan alat mendesak
atau mendadal yang snagat merpotkan dalam sebuah produksi/film.
e.
Set and Property Preparing pembuatan set list
yang merupakan bentuk dan tempat di mana set akan dibangun ini disusun oleh set
designer berdasarkan naskah dan keinginan penata atristik , sutradara, serta
penata kamera .
f.
Wardrobe and makeup preparing merupakan
persiapan baju/kostum yang diperlukan agar sesuai dengan naskah dan disusun
oleh costume designer. Catatan yang sama juga disusun dengan makeup artist dan
Hairtylist dengan hairstyle nya .
g.
Crew Assembling pembuatan teamwork atau crew
yang baik yang masuk dalam tim produksi inti yang bisa dibayar atau dikontrak
bulanan atau per proyek maupun tim produksi tambahan Pembuatan teamwork yang
baik tentu saja juga disertai dengan sistem pembagian kerja serta sistem
penggajian yang jelas.
h.
Administrasi/Surat-menyurat/ Ijin/ Kontrak semua
urusan administrasi yang berupa surat-menyurat baik untuk keperluan menyewa,
peralatan, memperoleh ijin penggunaan lokasi tertentu, dan pembuatan
kontrak.
i.
Pembuatan Shot List pembuatan daftar shot
(gambar) yang akan diambil sangat penting untuk memperlancar proses shooting.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar