SINEMATOGRAFI (DASAR-DASAR DAN PENGERTIAN DALAM SUATU FILM)
NAMA : SHINTA PRATIWI
NPM : 01.17.048
DOSEN : SUMARNI BAYU ANITA, S.Sos, M.A
TUGAS SINEMATOGRAFI SEMESETER IV / REGULAR PAGI B
A. Pengertian Sinematografi
Sinematografi (dari bahasa Yunani: 'kinema - κίνημα'
"gerakan" dan graphein - γράφειν
"merekam") adalah ilmu terapan yang membahas tentang teknik menangkap
gambar dan sekaligus menggabung-gabungkan gambar tersebut sehingga
menjadi
rangkaian gambar yang memililki kemampuan menyampaikan ide dan cerita.
(Sumber : Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas)
B. Pengertian Sinematografer
Seorang
sinematografer adalah orang yang bertanggung jawab semua aspek Visual
dalam pembuatan sebuah film. Mencakup interpretasi visual pada skenario, pemilihan jenis Kamera, jenis bahan baku yang akan dipakai,
pemilihan lensa, pemilihan jenis filter yang akan
dipakai di depan lensa atau di depan lampu, pemilihan lampu dan jenis lampu
yang sesuai dengan konsep sutradara dan cerita
dalam skenario.
Seorang sinematografer juga memutuskan gerak kamera,
membuat konsep visual, membuat floorplan untuk efisiensi pengambilan
gambar. Artinya seorang sinematografer adalah orang yang bertanggung
jawab baik secara teknis maupun nonteknis di semua aspek visual
dalam film.
Sinematografer harus mendukung visi dari sutradara
dan skenario, karena bagaimana pun yang akan disampaikan ke pada penonton adalah semua informasi
dalam bentuk visual yang sesuai dengan visi sutradara dan visi skenario
walaupun di beberapa kasus, sutradara bisa mengubah jalan cerita dalam skenario demi
keindahan bercerita yang sudah merupakan gaya sutradara tersebut.
Sinematografer adalah juga kepala bagian departemen kamera, departemen
pencahayaan dan Grip Departement untuk itulah Sinematogrefer sering
juga disebut sebagai Director of Photography atau disingkat menjadi DoP.
C. Pengertian Film
Film, juga dikenal sebagai movie, gambar
hidup, film teater atau foto bergerak, merupakan serangkaian
gambar diam, yang ketika ditampilkan pada layar akan menciptakan ilusi gambar bergerak
karena efek fenomena phi.
Kata sinema "sinema", yang merupakan kependekan dari sinematografi,
sering digunakan untuk merujuk pada industri film,
pembuatan film dan seni pembuatan film. Definisi sinema zaman sekarang
merupakan seni dalam (simulasi) pengalaman untuk mengkomunikasikan ide, cerita,
tampilan, sudut pandang, rasa, keindahan atau suasana dengan cara direkam dan
gambar bergerak yang di program bersamaan dengan penggerak sensorik lainnya
D. Genre (Jenis) Film
Jenis Film adalah sebagai berikut :
- Aksi - Film ini menampilkan efek dan adegan yang mencengangkan seperti kejar-kejaran menggunakan mobil ataupun tembak-tembakan yang melibatkan stuntman. Genre ini biasanya menceritakan kebaikan yang melawan kejahatan, jadi perang dan kriminal adalah subjek yang biasa.
- Petualangan - Biasanya menceritakan tokoh utama yang melakukan perjalanan untuk menyelamatkan dunia atau orang terdekatnya.
- Komedi - Film lucu tentang orang bodoh yang melakukan hal aneh atau menjadi bodoh dan terlibat hal konyol yang membuat penonton tertawa.
- Dokumenter - Film tentang (atau diklaim tentang) kehidupan nyata seseorang dan kejadian nyata. Genre ini hampir selalu serius dan mungkin melibatkan emosi yang kuat, contoh film Catatan Terakhir Di Nusakambangan.
- Drama - Film serius dan kadang tentang orang yang jatuh cinta atau perlu membuat keputusan yang besar dalam hidup mereka. Genre ini menceritakan tentang hubungan di antara manusia. Genre ini biasanya mengikuti alur dasar di mana 1 atau 2 karakter harus mengatasi sebuah rintangan untuk mendapatkan apa yang mereka mau.
- Tragedi - Tragedi mirip dengan drama, tentang orang yang sedang memiliki masalah. Contoh, sepasang suami istri yang bercerai dan masing-masing harus memuktikan ke pengadilan bahwa mereka adalah yang terbaik untuk mengasuh anak mereka. Emosi (perasaan) adalah bagian terbesar dari filim ini dan penonton mungkin jadi bingung dan bahkan menangis.
- Horor - Film yang menggunakan ketakutan untuk menarik penonton. Musik, pencahayaan dan setting, semua ditambahkan untuk menambahkan rasanya.
E. Unsur-Unsur dalam sebuah Film
1. Ide Cerita
2. Skenario (Jalan Cerita)
3. Sutradara (Pengatur Jalan cerita / Penulis Script)
3. Sutradara (Pengatur Jalan cerita / Penulis Script)
4. Pemeran ( Aktris/ Aktor) terbagi menjadi 3 : Impresonator, Impretor, Personality
5. Tata Atristik
6. Editing
7. Tata Suara
8. Tata Musik
9. Visual Effect

Tidak ada komentar:
Posting Komentar